![]() |
| Semoga Allah SWT memberkahi kelg kami.AAmiin. |
Bismillahirrohmannirrohim,
Assalamualaikum.Wr.Wb.
Cinta dalam kehidupan seseorang tentulah tidak sama dengan difinisi
dan asumsi yang dirasakan manusia. Mungkin bohong dan nonsense – lah cinta bagi
seseorang yang fikirannya logis, rasional dan tidak melankolik. Bagi saya ……..
apapun alasannya……hanya dapat mengatakan :
Cinta adalah
pengabdian yang tulus untuk hidup bersama di jalan yang diridhoi Allah. Bagi
saya, bukanlah kesombongan ketika hati merasa cemas, khawatir dan takut untuk
menghadapi masa yang akan datang, padahal sudah beribu-ribu hari kujalani…….
ALLAH SELALU MERAHMATI , memberi rejeki, memberi kebahagiaan, kesenangan,
kegembiraan walau dalam kesendirian dan air mata rasa sepi. Bukan karena merasa
kesepian kalau aku suatu saat jatuh cinta (dibuat jatuh cinta oleh Allah pada
laki-laki yang dua puluh tujuh tahun
yang lalu hanya sebatas “melihat’ nya dalam lingkungan sepermainan. Tidak lebih
dan tidak ada penilaian apapun untuknya. Aku pernah “merasa dicintai & disayangi oleh
seseorang” dari sikapnya, dari fikirannya dari ungkapan perasaannya, dari orang
yang tidak mungkin mendampingi hidupku karena dia sudah menentukan pilihannya
ketika dia masih jauuuh dari dunia Islam. Prinsipku tak bergeming, seberapapun
aku “merasa menyukainya”……. Cinta Allah – lah yang kupilih. Jujur…..sepanjang
hidupku aku tak bisa berpaling ke lain hati, tetapi…. Allah selalu
menterkaitkan kondisi hidupku pada satu orang itu….., kecuali……aku berusaha dan
memhohon pada Allah untuk diberi kekuatan untuk menjalani hidup “mandiri” tak
mentergantungkan secara materi pada siapapun. Jadi ketika kesadaranku ada ,
untuk punya suami…., hatiku sudah kusiapkan pula dengan tidak ketergantungan.
Bukan manusia namanya kalau tidak merasa galau …ketika merasa lelah dan….ingin
bersandar , tentu…..pada sunatullah
….”suami”. Dengan ketegaran hatiku….., kutoleh kembali setiik kenangan “masa
kecilku”……, meski aku tahu……”
aku punya cinta dari Allah, yang tak mungkin tergantikan, dan aku tak mungkin
mengelak.
karena CINTA ITU TAK BERSYARAT.
karena CINTA ITU TAK BERSYARAT.

