 |
| Berangkat dari Bandara Soetta , 13 Feb 2015, jam 22.30 .WIB, |
|
 |
Menuju Incheon , Korea Selatan
( Jakrta – Seoul, 12
Februari 2015), The first travelling with my dream.
| | |
|
 |
Mari Menjelajahi
Mimpi
(
Jakrta – Seoul, 12 Februari 2015), The first travelling with my dream.
Ketika aku
kecil tak pernah membayangkan kalau suatu saat aku diberi kesempatan dalam
taqdirku berkunjung ke Negeri Ginseng. Baru pertama kalinya
aku bepergian jauh dan ke negeri orang. Segala persiapan sudah kuperiksa ulang.
Aku sangat menanti-nanti moment ini.Perjalanan ini akan kunikmati dalam rasa
syukurku pada Nya. Anugrah
bagiku saat ajakan / undangan untuk menghadiri wisuda S2 anakku pun tak kuduga,
karena aku tak sanggup untuk membayangkan…..berapa besar biaya yang diperlukan
untuk kunjungan itu?. Dalam harap-harap cemas, aku tetap berdo’a : “ Ya Allah
perkenankan hamba berkesempatan tadzabur alam di belahan bumi sana.
Bergeser sedikit dari Bujur Timur bumi
Indonesia dan agak ke Utara beberapa derajat belahan Utara dari khatulistiwa.
Aku
jadi teringat do’aku beberapa tahun silam ketika mengikuti pelatihan QPL
(Quantum Power Learning), bahwa kekuatan pikiran adalah pemberian Allah SWT.
kepada manusia untuk dipergunakan dengan baik. Maka berfikir positiplah dan
bercita-cita serta berdo’a dengan sepenuh keyakinan bahwa Allah SWT.akan
memperkenankan do’a kita. Hasil Akhir adalah hak Allah, namun aku berdoa dengan
kesungguhan yang benar-benar hanya mengharapkan Kemurahan Nya semata.
Saat
berdo’a aku tak mengingat kemungkinan apapun kecuali berharap akan ada
keajaiban Allah serta KemurahanNya. Ketika itu anakku sedang kuliah di sebuah Perguruan
Tinngi Negeri di Semester IV.
Aku hanya
meng-iyakan kata hati ketika dalam fikiranku ada pertanyaan :
“Kemana ya….aku
bisa pergi…., ke luar Negeri…., ya Allah perkenankan aku berkesempatan tadzabur
alam ke….Jepang atau…Korea.” Cuma itu…..do’a yang sederhana dan tak
terbayangkan kemungkinannya.
Dua tahun kemudian anakku diwisuda, tak pernah
terfikirkan kalau dia diam-diam mencari “Beasiswa” ……..Suatu saat dia memberiku
kejutan dengan hasil test nya bahwa dia diterima kuliah program S2 di Yeungnam University.Dan
kudukung dia untuk mengambil kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Semoga do’a
dan dukunganku senantiasa diridhoi Allah. Aamiin.
|


Perjalanan malam itu hanya dapat kunikmati antara mimpi dan jaga.Selama kurang lebih 6 jam diperdengarkan musik-musik daerah dari Indonesia Barat sampai ke Timur.
Aku sengaja memilih tempat duduk di dekat jendela dengan tujuan bisa menikmati pemandangan di cakrawala bebas dari jendela pesawat
Tetapi selama perjalanan itu aku tak dapat melihat pemandangan alam karena memang diangkasa raya nan gelap gulita tak bisa melihat apapun, meski sekedar cahaya bintang sekalipun .

Cahaya mulai berbinar ketika waktu menunjukkak jam 04.50 waktu setempat. Seperti pemandangan di alam mimpi , cakrawala mulai menampakkan garis batasnya. Langit mulai terlihat birunya, dan sinar mentari mulai menggeliat membangunkan mahluk semesta alam disekitarnya. .
(Bersambung)
Bandara Soekarno Hatta saat kuhampiri sore hari, 13 Februari 2015.
Cerita ini kutulis semata - mata wujud rasa syukur ku kepada yang Maha Pemberi Nikmat dan KemurahanNya. Alhamdulillahirrobbil alamin,wasyukrulillah, bi nilmatillah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar